Minggu, 01 Desember 2024

GERAGOGY Learning 60+

Teguh Priyanto, Januari 2024

Ini adalah buku pertama yang saya (Teguh Priyanto) tulis untuk mendokumentasikan pengalaman empirik setelah kurang lebih 6 (enam) tahun mendampingi Ust. Winarno dalam menyelenggarakan Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat (PKRR) di Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

PKRR adalah sebuah model original/asli suatu unit lembaga pelayanan sosial bagi kaum lanjut usia (Lansia) mulai pada usia 60 (enam puluh) tahun, yang kami kembangkan secara mandiri dengan memperhatikan 3 (tiga) ranah kebutuhan dasar Lansia, yaitu; Olah Rogo, Olah Jiwo, dan Olah Roso (ROJIRO) dalam manajemen profesional Pesantren.

Tentu saja, satu hal yang harus dimaklumi bahwa ini bukan pesantren sebagaimana umumnya yang melahirkan santri/lulusan untuk; menjadi da'i/da'iyah, qori'/qori'ah, hafidz/hafidah, mubaligh/mubalighoh, atau melanjutkan pendidikan kegamaan ke Timur Tengah, tidak. Wadah kelembagaan berbentuj pesantren sengaja dipilih untuk menekankan aspek-aspek; kekerabatan dan kekeluargaan, spiritualitas dan amaliah 'ubudiyah, serta eksistensi dalam menjaga kemurnian ilmu/tarbiyah ditengah-tengah dinamika perubahan masyarakat yang heterogen.  PKRR bukan pula seperti berbagai jenis unit layanan sosial lansia, seperti; Panti Jompo, Panti Wredha, rumah singgah Lansia, dan bentuk-bentuk lainnya, yang pada umumnya mirip sebagai sebuah penampungan bagi Lansia yang sudah dianggap kurang penting keberadaannya dan hanya menunggu ajal menjemput. 

Kata Geragogy berasal dari bahasa Yunani, yaitu gabungan dari 2 (dua) kata;
  1. Geron (γέρων) yang berarti "orang tua" atau "lansia".
  2. Agogos (ἀγωγός) yang berarti "pemandu" atau "pendidik".

Secara harfiah, Geragogy dapat diartikan sebagai "pendidikan, pengajaran, atau pembelajaran untuk orang tua khususnyalansia. Lansia dalam batasan WHO adalah orang yang berusia 60 tahun. Dalam konteks modern, geragogy merujuk pada bidang yang berfokus pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan bagi orang-orang lanjut usia (Lansia). Geragogy bertujuan untuk membantu lansia dalam mengembangkan kemampuan mereka, baik itu dalam aspek sosial, fisik, emosional, maupun intelektual, agar mereka dapat beradaptasi dengan perubahan di usia tua (Lansia) dan tetap terlibat secara aktif dan produktif dalam masyarakat.

GERAGOGY Learning 60+ kami maksudkan sebagai sebuah panduan dalam menyelenggarakan layanan pendidikan bagi orang tua (Lansia), yang meliputi ranah; Olah Rogo agar memiliki kesehatan lebih lama, aktif, produktif, dan mandiri, Olah Jiwo untuk menjalani hidup yang baik dan benar menuju husnul khotimah, serta Olah Roso demi mewujudkan kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, dan berinteraksi dengan emosional yang stabil dan bermakna sehingga keberadaannya tidak menjadi asing, baik dalam keluarga inti maupun msyarakat luas.

GERAGOGY Learning 60+ kami kemas dalam suatu kurikulum yang memuat 4 (empat) komponen utama, yaitu; Tujuan, Materi/Muatan, Metode dan Pendekatan, serta Asesmen/Pengukuran. Kurikulum inilah yang membedakan PKRR dengan Pesantren serta bentuk-bentuk unit/lembaga layanan Lansia pada umumnya. Selain daripada itu, sebagai sebuah lembaga pendidikan, maka kami pun menyadari pentingnya pengembangan standar-standar tertentu sebagaimana 8 (delapan) standar yang menjadi rujukan lembaga pendidikan formal. Standar-standar yang kami kembangkan dalam penyelenggaraan PKRR, yaitu; Profil Lulusan, Kurikulum, Proses Layanan, SDM, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan, serta Asesmen.

Buku ini sanagt penting dan menarik. Hubungi saya Teguh (081282309397 / 0819803772) atau silakan meng-observasi langsung ke PKRR. Dapat pula Anda dapatkan informasi tentang kami di kanal YouTube. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GERAGOGY Learning 60+ Teguh Priyanto, Januari 2024 Ini adalah buku pertama yang saya (Teguh Priyanto) tulis untuk mendokumentasikan pengalam...